AdvetorialKominfo Kutai Timur

Festival Lomplai Kutai Timur: Menjaga Tradisi, Meningkatkan Daya Tarik Pariwisata

Kutai Timur – Kepala Dinas Pariwisata Kutai Timur, Dr. H. Nurullah, M.Pd., menegaskan bahwa Festival Lomplai merupakan bagian dari upaya menjaga dan mempromosikan keunikan budaya lokal yang dimiliki oleh suku Wehea. Festival ini, yang merupakan upacara tradisional suku Wehea, tidak hanya memiliki makna penting dalam konteks pelestarian budaya, tetapi juga menjadi daya tarik pariwisata yang unik.

“Ini kan adatnya ya, khusus suku Wehea, dan mereka menganggap itu adalah kegiatan ritual mereka. Jadi, kita bedakan antara keyakinan agama dengan budaya. Itu adalah budaya mereka yang tidak bisa diganggu, dan kita memberikan ruang untuk mereka,” ujar Dr. Nurullah.

Festival Lomplai menjadi bukti pengakuan nasional terhadap kekayaan budaya yang dimiliki oleh Kutai Timur. Pada tahun ini, festival ini kembali lolos seleksi dari 110 event yang dikurasi untuk mendapatkan status Karisma Event Nusantara. Meskipun belum dipastikan masuk dalam kategori tersebut, Dr. Nurullah menegaskan bahwa festival ini akan tetap dilaksanakan.

“Tahun ini sudah lulus seleksi lagi. Tanggal 18 kemarin saya ikut presentasi untuk ditetapkan sebagai Karisma Event Nusantara. Walaupun nanti tidak masuk, event itu tetap kita jalankan,” tegasnya.

Festival Lomplai tidak hanya bertujuan untuk melestarikan tradisi, tetapi juga memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata daerah. Dr. Nurullah berharap dengan terus diadakannya festival ini, masyarakat dapat lebih mengenal dan menghargai kekayaan budaya lokal, sekaligus memperkenalkan potensi pariwisata Kutai Timur ke kancah nasional. “Ini adalah bagian unik dari kita. Kita berikan ruang untuk mereka karena itu juga mendukung promosi pariwisata,” tambahnya.

Melalui festival ini, pemerintah Kutai Timur berharap dapat menjaga dan melestarikan tradisi, sekaligus mendorong pariwisata berbasis komunitas yang berkelanjutan. (Adv)

Loading

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *