Kutai Timur – Ketika Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) masih mengandalkan penggunaan skema tahun jamak (Multiyears Contract/MYC) untuk pembangunan jalan, Anggota Komisi B DPRD Kutai Timur, Faizal Rachman, justru menyampaikan pandangan berbeda.
Menurut Faizal, pembangunan jalan tidak harus selalu ditempuh melalui proyek tahun jamak, terutama jika pemerintah daerah (pemda) mampu menjaga konsistensi penganggaran setiap tahunnya.
“Kalau jalan, tidak harus MYC. Tinggal lihat kemampuan Dinas PU (Pekerjaan Umum), dalam satu tahun sanggup berapa kilometer,” ujar Faizal kepada awak media.
Ia menilai bahwa pendekatan bertahap jauh lebih realistis dan memungkinkan pembangunan yang lebih merata di lima daerah pemilihan (dapil).
Dirinya bahkan memberi ilustrasi sederhana: jika kemampuan teknis Dinas PU adalah 50 kilometer per tahun, maka pembagian 10 kilometer per dapil dapat menjadi pilihan yang adil dan efektif.
Dengan skema pembiayaan tahunan seperti itu, kata dia, roda pembangunan tetap bergerak tanpa perlu menunggu persetujuan proyek MYC. Yang diperlukan hanyalah komitmen pemerintah daerah dalam menjaga keberlanjutan program.
“Dengan pola seperti itu, pembangunan tetap berlanjut tanpa harus menunggu skema multi-years. Yang penting komitmen pemerintah jelas,” sebutnya.
Namun, ia tidak menutup mata bahwa proyek tahun jamak tetap diperlukan untuk pekerjaan berteknologi tinggi atau berstruktur kompleks.
Infrastruktur seperti jembatan, yang secara teknis membutuhkan pengerjaan lebih dari satu tahun, memang lebih tepat dimasukkan dalam skema tersebut.
“Kalau jembatan mungkin iya, karena secara teknis tidak bisa selesai setahun. Tapi jalan kabupaten bisa dibagi ruas per ruas,” katanya.
Politisi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan itu juga menegaskan bahwa DPRD Kutim tidak pernah menutup pintu terhadap program strategis pemerintah.
Dukungan penuh akan diberikan selama perencanaan anggaran disusun dengan jelas dan pemerintah menunjukkan konsistensi dalam pelaksanaannya.
“Kami ingin pemerataan. Kalau pemerintah serius, DPRD siap,” pungkasnya.(ADV/TS)
![]()







