Kutai Timur —Dinas Sosial (Dinsos) Kutai Timur kini mencoba mempermudah warga yang kurang mampu dalam mengakses layanan BPJS Kesehatan dengan sistem pendaftaran tanpa harus menunggu kartu fisik.
Warga cukup membawa Kartu Keluarga (KK) untuk kemudia langsung mendapatkan layanan medis, berkat integrasi data melalui sistem digital Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Kepala Dinsos Kutim, Ernata Hadi Sujito, mengatakan inovasi ini tentu bertujuan untuk mempercepat akses layanan kesehatan dan menghilangkan kendala yang sering muncul saat administratif yang sebelumnya sering dialami warga.
“Sekarang warga yang mendaftar BPJS gratis tidak perlu menunggu kartu fisik. Dengan KK saja, mereka sudah bisa mendapatkan layanan medis di fasilitas kesehatan,” ujarnya.
Sistem digital DTKS memungkinkan pencarian identitas warga secara cepat dan akurat, memastikan bantuan kesehatan tepat sasaran, terutama bagi warga miskin dan rentan.
Ernata menambahkan, kemudahan ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam program BPJS Kesehatan, sekaligus mengurangi risiko warga dalam mencegah pemeriksaan medis.
“Kesehatan adalah hak dasar setiap warga. Dengan sistem baru ini, kami berharap tidak ada warga miskin yang tertinggal dalam mendapatkan layanan kesehatan,” katanya.
Selain pendaftaran, Dinsos juga memberikan pendampingan kepada warga mengenai hak dan kewajiban sebagai peserta BPJS, termasuk cara mengakses fasilitas kesehatan, prosedur klaim, dan manfaat program secara lengkap.
Program BPJS gratis ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah Kutai Timur dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui layanan kesehatan yang mudah, cepat, dan menyeluruh.
“Kita akan terus menyatukan pelaksanaan program agar setiap warga yang membutuhkan benar-benar menerima manfaatnya,” tandasnya.ADV
![]()







