Kalimantan Timur, Samarinda — Langkah konkret Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) dalam memperkuat kualitas pendidikan kembali dibuktikan melalui penyaluran dana sebesar Rp 44,15 miliar bagi tujuh perguruan tinggi negeri (PTN) di wilayah tersebut. Dana tersebut merupakan bagian dari Program Pendidikan Gratispol, sebuah inisiatif strategis yang dirancang untuk memperluas akses pendidikan tinggi dan meringankan beban mahasiswa.
Gubernur Kaltim menegaskan bahwa program ini bukan sekadar bantuan biaya kuliah, melainkan investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM) unggul. Ia meminta seluruh penerima dana memastikan pengelolaan dilakukan secara transparan dan tepat sasaran.
“Kami ingin dana ini benar-benar digunakan untuk meringankan UKT mahasiswa. Pengelolaan harus akuntabel agar manfaatnya langsung dirasakan,” ujar Gubernur.
Proses administrasi pencairan dana dilaksanakan secara cepat oleh Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kaltim, dengan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) diterbitkan sesaat setelah pengajuan. Efisiensi ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memastikan program pendidikan berjalan tepat waktu dan tanpa hambatan birokrasi.
Dalam rincian alokasinya, Universitas Mulawarman (Unmul) menerima porsi dana terbesar, diikuti oleh Politeknik Negeri Samarinda (Polnes), UIN Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI), Institut Teknologi Kalimantan (ITK), Politeknik Kesehatan Kemenkes Samarinda, Politeknik Negeri Balikpapan, dan Politeknik Pertanian Negeri Samarinda.
Sementara itu, pencairan untuk perguruan tinggi swasta (PTS) masih menunggu kelengkapan berkas administrasi. Gubernur juga mengimbau agar seluruh kampus penerima segera melakukan pengecekan rekening agar dana tersebut bisa segera dimanfaatkan untuk kebutuhan mahasiswa.
Program Gratispol menjadi bukti nyata komitmen Pemprov Kaltim dalam membangun pendidikan berkualitas. Melalui dukungan finansial yang tepat sasaran, pemerintah berharap akan lahir generasi muda Kaltim yang cerdas, kompetitif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
![]()







