Kutai Timur –Pemerintah Kabupaten Kutai Timur terus memperkuat arah pembangunan daerah yang berpihak pada kelestarian lingkungan dan keseimbangan ekosistem. Melalui kegiatan ekspos Rencana Induk Pengelolaan Keanekaragaman Hayati (RIP Kehati) 2025–2029, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kutim menegaskan bahwa keanekaragaman hayati merupakan aset strategis yang harus dikelola secara bijak dan berkelanjutan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kutai Timur, Aji Wijaya Effendi, menyampaikan bahwa kekayaan hayati bukan hanya potensi alam, tetapi juga fondasi utama bagi keberlanjutan pembangunan serta kualitas hidup masyarakat.
“Keanekaragaman hayati adalah aset strategis bagi pembangunan berkelanjutan dan berwawasan lingkungan,” tegas Aji Wijaya Effendi dalam kegiatan ekspos tersebut.
Menurutnya, penyusunan RIP Kehati 2025–2029 merupakan langkah penting untuk memastikan bahwa seluruh kebijakan pembangunan daerah berjalan seiring dengan upaya pelestarian alam. Dokumen tersebut akan berperan sebagai pedoman jangka panjang dalam mengelola sumber daya alam, melindungi habitat, serta menjaga keseimbangan ekosistem yang menjadi penopang kehidupan masyarakat Kutai Timur.
Aji menambahkan, ekspos hasil akhir RIP Kehati tidak boleh berhenti sebagai forum formalitas semata. Ia berharap kegiatan tersebut dapat memunculkan komitmen nyata dari seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, dunia usaha, akademisi, hingga masyarakat lokal, untuk bersama-sama terlibat dalam pengelolaan keanekaragaman hayati.
“Semoga kegiatan ini memberikan manfaat besar bagi Pemerintah Daerah dan seluruh pemangku kepentingan di Kutai Timur,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa kolaborasi multipihak akan menjadi kunci keberhasilan dalam menjaga keberlanjutan ekosistem. Dengan dukungan bersama, sumber daya alam yang ada dapat terus dimanfaatkan secara bijak tanpa mengorbankan kebutuhan generasi yang akan datang.
Pemerintah Kutai Timur optimistis RIP Kehati 2025–2029 akan menjadi instrumen strategis yang mampu menjadikan daerah ini sebagai contoh keberhasilan pembangunan yang harmonis antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan.
Dengan visi berkelanjutan dan semangat kolaboratif, Kutai Timur meneguhkan langkah untuk memastikan kekayaan hayati tetap terjaga dan menjadi warisan berharga bagi generasi mendatang.(SH/ADV)
![]()







