Kutai Timur – Pengembangan kawasan Stadion Kudungga, Sangatta, Kabupaten Kutai Timur (Kutim) dan juga wilayah Batu Merah yang berada di dalam kompleks stadion tersebut menjadi salah satu poin penting dalam rencana pembangunan melalui skema Multiyears Contract (MYC).
Ketua DPRD Kutim, Jimmi, menegaskan bahwa Kutim masih memiliki lahan luas yang harus dimaksimalkan demi memenuhi kebutuhan ruang publik masyarakat.
“Pengembangannya karena lahan kita kan masih luas. Masih ada 50 hektare lebih. Itu supaya bisa lebih memanfaatkan lahan yang ada,” ujar Jimmi kepada awak media.
Menurut Jimmi, kawasan Stadion Kudungga merupakan aset strategis yang ideal untuk dikembangkan sebagai pusat olahraga dan kegiatan publik yang terintegrasi, namun penataannya masih belum optimal.
Area Batu Merah yang berada di dalam kompleks stadion juga turut menjadi perhatian.
Ia menilai wilayah tersebut perlu mendapatkan penataan lebih serius agar dapat dimanfaatkan warga secara maksimal.
“Masih ada wilayah-wilayah Batu Merah yang perlu dimaksimalkan supaya bisa dimanfaatkan masyarakat,” katanya.
Dirinya menjelaskan bahwa usulan MYC bersifat dinamis. Nilai sementara sebesar 2,1 triliun dari total 32 item proyek bisa saja berubah.
“Itu tergantung nanti, ini kan baru simulasi. Nanti real-nya itu persetujuan dengan DPRD,” jelasnya.
Ia juga menanggapi sejumlah masukan bahwa pembangunan kantor instansi vertikal sebaiknya tidak dimasukkan dalam MYC. Dirinya menegaskan bahwa proyek semacam itu nilainya kecil sehingga lebih tepat dimasukkan melalui anggaran murni tahunan.
Dengan demikian, MYC tetap fokus untuk membiayai proyek besar yang berdampak luas bagi masyarakat.
Menurutnya pegembangan Stadion Kudungga dan wilayah Batu Merah sejalan dengan arah Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kutim yang mengutamakan pembangunan infrastruktur.
Pria yang tergabung dalam Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu berharap kawasan tersebut dapat menjadi wajah baru ibu kota kabupaten yang lebih tertata, representatif, dan berdaya guna bagi masyarakat berbagai kalangan.
“Kami ingin lahan-lahan ini benar-benar bermanfaat,” ujarnya menutup pembahasan. pungkasnya. (TS/ADV)
![]()







