Kutai Timur-Upaya menghadirkan layanan listrik yang merata di Kecamatan Karangan terus menunjukkan progres. Meskipun seluruh kampung telah teraliri jaringan utama, masih terdapat sejumlah Rukun Tetangga (RT) terpencar yang belum tersambung listrik. Hal ini disebabkan oleh jarak permukiman yang saling berjauhan dan kondisi geografis yang berbukit.
“Secara kampung semuanya sudah teraliri listrik, tapi ada beberapa RT yang belum karena jaraknya jauh,” ucap Camat Karangan, Madnuh saat diwawancarai.
Madnuh menyebutkan beberapa titik yang masih menunggu penyambungan listrik PLN berada di wilayah Desa Pengadan dan Karangan Hilir. Selama ini warga setempat terpaksa mengandalkan genset sebagai sumber energi sementara agar kebutuhan penerangan rumah tetap terpenuhi.
“Masih ada RT di Pengadan dan Karangan Hilir yang pakai genset sementara,” ujarnya.
Meskipun kondisi tersebut belum ideal, masyarakat tetap bersyukur karena upaya pemerintah setempat menghadirkan layanan listrik sudah dirasakan secara bertahap. Kehadiran listrik sangat penting untuk meningkatkan kualitas hidup warga, terutama mendukung akses pendidikan malam hari, penerangan fasilitas publik, hingga aktivitas UMKM dan pertanian yang membutuhkan peralatan berdaya listrik.
Pemerintah daerah telah berkoordinasi aktif dengan Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk memastikan percepatan pemasangan jaringan di seluruh titik yang belum terjangkau. Harapannya, dalam waktu dekat seluruh warga Karangan tidak lagi bergantung pada genset yang berbiaya tinggi dan terbatas durasi penggunaannya.
Selain itu, pemerataan listrik juga menjadi penopang penting bagi pengembangan potensi ekonomi Karangan, terutama industri pengolahan kakao serta sektor pariwisata seperti Gua Ara Raya, Gunung Beriun, dan wisata air panas. Listrik yang stabil membuka ruang bagi inovasi produk UMKM, penataan fasilitas wisata, hingga pemanfaatan teknologi digital di pedesaan.
Dengan komitmen pemerataan layanan dasar ini, Karangan semakin siap menjadi wilayah yang mandiri dan berkembang secara merata hingga pelosok desa. Penerangan yang hadir di setiap rumah bukan hanya soal cahaya, tetapi simbol kemajuan dan kualitas hidup yang terus meningkat di pesisir utara Kutai Timur (Kutim).ADV
![]()







