AdvetorialDPRD Kabupaten Kutai Timur

Faizal Rachman Dorong Kaubun Menjadi Pusat Terpadu Ketahanan Pangan

Kutai Timur – Gagasan menjadikan Kaubun sebagai lumbung pangan Kutai Timur kembali menguat setelah Anggota DPRD Kutai Timur dari PDI Perjuangan, Faizal Rachman, menekankan pentingnya model ketahanan pangan terpadu yang menggabungkan tiga sektor sekaligus: peternakan, perikanan air tawar, dan pertanian padi.

Menurut Faizal, pendekatan terpadu jauh lebih tepat dibanding hanya mengembangkan satu komoditas. Dengan menghubungkan rantai produksi dalam satu ekosistem, masyarakat dapat memperoleh keuntungan berkelanjutan, sekaligus mengurangi ketergantungan daerah terhadap pasokan dari luar.

“Potensi mata air di Kaubun bisa dimanfaatkan untuk budidaya ikan air tawar,” ujarnya, menyebut pengembangan sistem bioplok sebagai opsi yang lebih ramah lingkungan dan hemat lahan. Teknologi ini dinilai mampu meningkatkan volume produksi meski dalam ruang terbatas.

Ia merinci strategi yang akan diterapkan melalui pemetaan wilayah produksi. Perikanan dipusatkan di area yang memiliki sumber air kuat, peternakan sapi akan difokuskan di Bumirapa, sementara sektor padi tetap diperkuat sebagai fondasi utama pangan masyarakat.

“Nantinya, mata air dimanfaatkan untuk perikanan, peternakan sapi dikembangkan di Bumirapa, dan padi tetap ditingkatkan,” jelasnya menegaskan rencana tata pola produksi.

Faizal optimistis, jika masyarakat terlibat aktif dengan pendampingan yang tepat, Kaubun dapat berdikari dalam penyediaan pangan dan bahkan memasok ke kecamatan lain. Ia memastikan pelatihan dan bimbingan akan diberikan untuk memperkuat kapasitas petani dan pelaku usaha lokal.

“Dengan cara ini, masyarakat bisa mandiri dan tidak lagi harus bergantung ke daerah lain,” ucapnya.

Program ini diharapkan menjadi contoh inovasi ketahanan pangan daerah dan menggeser pola konsumsi Kutim ke arah produksi mandiri dan berkelanjutan. (ADV/TS)

Loading

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *