AdvetorialDPRD Kabupaten Kutai Timur

Ketua DPRD Kutim Ajak Investor Lokal Ambil Alih Peran Strategis: Mereka Paling Paham Potensi Daerah Ini!

Kutai Timur — Ketua DPRD Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Jimmi, menegaskan bahwa percepatan pertumbuhan ekonomi daerah tidak bisa hanya bertumpu pada pemerintah.

Menurut Jimmi, kunci penting justru terletak pada keberanian investor lokal untuk mengambil peran yang lebih besar dalam pembangunan sektor swasta.

“Kami ingin mereka itu untuk para pemilik modal ya, kami berharap dapat bekerjasama karena mereka yang tahu situasinya bagaimana potensi yang ada di Kabupaten Kutim dan bagaimana pemasarannya,” ujar Jimmi saat diwawancarai.

Ia menyebut bahwa para pemilik modal lokal memiliki keunggulan yang tidak dimiliki investor dari luar, yakni pemahaman langsung mengenai kondisi lapangan, peluang usaha, serta hambatan yang mungkin muncul.

Pengetahuan tersebut, katanya, membuat mereka lebih adaptif dan lebih cepat membaca arah pengembangan ekonomi.

Dirinya menegaskan bahwa Kutim harus mulai bergerak dari pola ekonomi yang hanya mengandalkan sumber daya alam.

Dengan semakin terbukanya sektor jasa, perdagangan, dan industri kecil, peran swasta lokal sangat dibutuhkan untuk menciptakan diversifikasi ekonomi yang sehat.

Menurutnya, pemerintah tidak mungkin bergerak sendirian. Dunia usaha, terutama investor lokal, memiliki peran penting dalam membuka lapangan kerja baru dan menciptakan ekosistem ekonomi yang lebih modern.

Ia berharap para pengusaha lokal berani memanfaatkan ilmu serta pengalaman mereka untuk mengembangkan sektor swasta Kutim ke arah yang lebih kompetitif.

Dalam kesempatan itu, dirinya turut mendorong pemerintah daerah (pemda) memberikan fasilitas dan kemudahan bagi investor lokal, mulai dari akses informasi hingga pendampingan perizinan.

Dukungan seperti ini diyakini mampu menciptakan iklim ekonomi yang lebih sehat dan menarik bagi investor.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menegaskan bahwa masa depan ekonomi Kutim akan ditentukan oleh kekuatan kolaborasi antara pemerintah dan para pemilik modal yang siap terlibat langsung dalam pembangunan daerah. (ADV/TS)

Loading

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *