Kutai Timur — Tekanan publik terhadap pemerintah daerah (pemda) terus meningkat, terutama di tengah kebutuhan pembangunan yang makin mendesak di berbagai wilayah.
Situasi ini membuat Anggota Komisi A DPRD Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Masdari Kidang, mendorong agar seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) meningkatkan kesiapan dan kinerja yang lebih terukur.
Menurut Kidang, pertanyaan masyarakat soal kapan pekerjaan dimulai atau kapan proyek selesai bukan lagi hal yang bisa dianggap sepele, tetapi cerminan bahwa warga semakin peduli pada jalannya pembangunan.
“Setiap hari ada saja warga yang bertanya kepada kami. Mereka ingin tahu kapan pekerjaan dimulai, kapan selesai. OPD harus siap menjawab itu,” ujarnya kepada awak media.
Ia menilai bahwa beberapa program yang sudah memiliki anggaran justru belum menunjukkan pergerakan berarti.
Kondisi ini, katanya, menandakan adanya pola kerja yang perlu diperbaiki agar tidak menimbulkan kebingungan di lapangan.
“Masyarakat ingin melihat pergerakan. Bahkan satu alat berat turun ke lokasi pun sudah membuat warga merasa ada harapan,” jelasnya.
Dirinya menegaskan bahwa pembangunan tidak boleh bertumpu pada satu pejabat atau satu pengambil keputusan saja. Setiap OPD mesti memiliki struktur pendukung yang mampu bergerak cepat dan mengambil tindakan ketika dibutuhkan.
“Pembangunan tidak bisa berjalan hanya mengandalkan satu pejabat. Harus ada struktur pendukung yang bisa bergerak cepat,” tegasnya.
Ia turut menekankan pentingnya transparansi. Menurutnya, apabila kendala teknis di lapangan dijelaskan secara terbuka, DPRD dapat ikut membantu mendorong penyelesaiannya.
“Kalau kendalanya disampaikan jelas, kami bisa bantu mendorong penyelesaiannya,” sambungnya.
Terakhir, pria kelahiran 1959 itu mengajak OPD untuk menjadikan tekanan publik sebagai energi positif untuk memperbaiki ritme kerja. Sebab menurutnya, kritik bukanlah hambatan, melainkan tanda bahwa masyarakat menaruh perhatian besar terhadap pembangunan daerah.
“Tekanan publik itu wajar. Justru itu tanda masyarakat peduli. Mari menjawab kepedulian itu dengan kerja yang terukur,” pungkasnya.(ADV/TS)
![]()







