Kutai Timur–Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) memperkuat komitmen pada pendidikan keagamaan dengan menyiapkan skema beasiswa khusus bagi para penghafal Al-Qur’an (Hafiz dan Hafizah).
Program ini merupakan bagian dari 50 program unggulan Bupati Kutim yang menargetkan peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak jenjang dasar.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutim, Mulyono, menjelaskan bahwa tahun ini kriteria beasiswa telah tertanam menjadi tiga kategori, yaitu siswa berprestasi, siswa kurang mampu, serta Hafiz dan Hafizah untuk jenjang SD dan SMP.
“Alhamdulillah, tahun ini kriteria beasiswa sudah kita ubah menjadi tiga,” ujarnya.
Total penerima beasiswa pada tahun ini mencapai 1.000 siswa, terdiri dari 700 siswa tingkat SD dan 300 siswa tingkat SMP. Seluruh kategori masih menerima nilai bantuan yang sama.
Namun, mulai tahun 2026 Pemkab Kutim akan memberikan nilai beasiswa khusus bagi para penghafal Al-Qur’an. Kebijakan tersebut telah dibahas bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).
“Untuk tahun 2026 sudah dibahas di tim TAPD, bahwa kami tetap mengalokasikan 1.000 penerima beasiswa jenjang SD dan SMP kategori Hafiz-Hafizah, dengan nilai Rp2.500.000 untuk SD dan Rp3.000.000 untuk SMP,” terang Mulyono.
Ia menegaskan bahwa skema baru ini sudah memiliki arah yang jelas dan ditargetkan mulai berjalan pada tahun berikutnya. Menurutnya, seluruh persiapan sedang dimatangkan agar pelaksanaannya benar-benar efektif dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.
“Insyaallah dapat terlaksana pada 2026,” tutupnya dengan optimis.
Pemkab Kutim berharap beasiswa Hafiz-Hafizah ini dapat memperkuat motivasi siswa dalam memperdalam ilmu keagamaan sekaligus mendukung peningkatan kualitas pendidikan di seluruh wilayah Kutai Timur.ADV
![]()







