Balikpapan – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Kota Balikpapan mulai mengakselerasi transformasi digital bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui peluncuran aplikasi HIPPI Kasir.
Program tersebut menjadi salah satu langkah awal kepengurusan baru untuk meningkatkan daya saing pengusaha lokal di tengah perkembangan teknologi.
Ketua DPC HIPPI Balikpapan Muhammad Hanif mengatakan masih banyak UMKM yang menjalankan usaha secara konvensional. Kondisi itu tidak hanya memengaruhi efisiensi operasional, tetapi juga menghambat kemampuan pelaku usaha dalam memperluas pasar.
“HIPPI tidak ingin hanya menjadi organisasi yang berkumpul. Kami ingin menjadi organisasi yang benar-benar memberikan dampak dan bertumbuh bersama para pelaku usaha,” ujar Hanif.
Menurutnya, HIPPI Kasir hadir sebagai solusi atas kebutuhan pelaku usaha akan sistem pencatatan transaksi yang mudah dan terjangkau. Selama ini, biaya penggunaan aplikasi kasir dinilai masih menjadi beban bagi sebagian UMKM sehingga mereka memilih tetap menggunakan sistem manual.
Selain menyediakan aplikasi kasir, HIPPI juga menyiapkan sejumlah platform digital lain yang akan mendukung berbagai sektor usaha. Organisasi tersebut berencana memperkuat pendampingan melalui workshop, business sharing, hingga kolaborasi bersama pengusaha senior agar anggota memperoleh wawasan dan jejaring bisnis yang lebih luas.
Hanif menambahkan, HIPPI juga akan menggandeng berbagai media untuk membantu mempromosikan produk UMKM anggota. Upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan penjualan sekaligus mendorong pelaku usaha memanfaatkan teknologi digital secara lebih optimal.
“Dengan digitalisasi dan kolaborasi, kami ingin UMKM Balikpapan tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu naik kelas dan bersaing lebih luas,” pungkasnya.
![]()







