Kutai Timur – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) terus mendorong masyarakat agar memiliki peran yang lebih besar dalam memanfaatkan potensi sumber daya alam yang tersedia di daerah. Pemerintah menilai kekayaan alam yang dimiliki Kutai Timur seharusnya menjadi peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan kesejahteraan, bukan sekadar menjadi tenaga kerja atau menyaksikan pihak lain memperoleh manfaat dari potensi tersebut.
Ajakan tersebut disampaikan Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, saat memberikan sambutan pada kegiatan Sosialisasi Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) yang diselenggarakan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kutim di Pelangi Room Hotel Royal Victoria, Senin (20/7/2026). Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa keterlibatan masyarakat merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan pembangunan ekonomi daerah.
Menurut Ardiansyah, Kutai Timur memiliki beragam potensi yang dapat dikembangkan, mulai dari sektor pertambangan, perkebunan, pertanian, hingga kelautan dan perikanan. Berbagai sektor tersebut dinilai mampu menjadi fondasi bagi lahirnya usaha-usaha baru yang dikelola oleh masyarakat lokal. Oleh sebab itu, pemanfaatan sumber daya alam perlu dilakukan secara optimal agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara lebih luas oleh seluruh lapisan masyarakat.
Ia menegaskan bahwa visi pembangunan Kutai Timur yang tangguh, mandiri, dan berdaya saing hanya dapat diwujudkan apabila masyarakat ikut mengambil bagian dalam kegiatan ekonomi. Ardiansyah mengatakan, “Selama ini mungkin kita hanya menjadi pekerja, hanya menjadi penonton ketika orang lain memanfaatkan SDA kita. Sekarang SDA ini melimpah, kita harus hadir sendiri.”
Lebih lanjut, pemerintah daerah terus membuka kesempatan bagi masyarakat untuk mengembangkan berbagai jenis usaha, baik melalui usaha mikro, industri rumah tangga, pengolahan hasil pertanian dan perkebunan, maupun sektor jasa. Kehadiran investasi diharapkan tidak hanya meningkatkan aktivitas ekonomi, tetapi juga mendorong munculnya wirausaha baru yang berasal dari masyarakat Kutai Timur.
Pada kesempatan tersebut, Ardiansyah juga mengajak generasi muda untuk memandang potensi daerah sebagai peluang dalam membangun usaha yang mampu memberikan nilai tambah bagi perekonomian lokal. Ia berharap semakin banyak masyarakat yang terlibat sebagai pelaku usaha sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan secara lebih merata. Menutup sambutannya, Ardiansyah menyampaikan, “Pemerintah ingin masyarakat hadir di dalamnya, menjadi bagian dari pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan begitu, potensi yang kita miliki benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Kutim.” (CV/ADV)
![]()







