AdvetorialPemerintah Kutai Timur

Wabup Kutim: Teknologi Digital Harus Diimbangi Sentuhan Empati Bidan

Kutai Timur — Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) mendorong para bidan untuk semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi dalam memberikan pelayanan kesehatan. Transformasi digital dinilai menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas layanan, namun harus tetap diimbangi dengan pendekatan yang humanis kepada masyarakat.

Hal itu disampaikan Wakil Bupati Kutai Timur Mahyunadi saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Bidan Indonesia (IBI) ke-75 di Ruang Meranti, Sangatta, Sabtu (1/8/2026).

Menurut Mahyunadi, pemerintah saat ini terus mendorong transformasi pelayanan kesehatan primer yang sejalan dengan kebijakan nasional. Dalam proses tersebut, bidan memiliki peran strategis untuk menghadirkan pelayanan yang lebih mudah diakses, merata, dan berkualitas dengan memanfaatkan perkembangan teknologi.

“Di tengah perkembangan teknologi digital, saya juga mendorong agar pelayanan kebidanan semakin memanfaatkan sistem informasi kesehatan, rekam medis elektronik, dan teknologi digital lainnya,” ujar Mahyunadi.

Meski demikian, Mahyunadi mengingatkan bahwa pemanfaatan teknologi tidak boleh mengurangi nilai-nilai kemanusiaan dalam pelayanan kesehatan. Menurutnya, empati, komunikasi yang baik, dan sikap ramah tetap menjadi kekuatan utama yang membedakan pelayanan seorang bidan.

“Secanggih apa pun teknologi yang kita gunakan, sentuhan empati, komunikasi yang baik, dan pelayanan yang humanis harus tetap menjadi kekuatan utama profesi bidan,” kata Mahyunadi.

Ia juga mengapresiasi pelayanan yang selama ini diberikan para bidan di Kutai Timur. Berdasarkan berbagai informasi yang diterimanya, para bidan dinilai mampu memberikan pelayanan secara profesional tanpa membedakan latar belakang masyarakat yang dilayani.

Mahyunadi berharap pemanfaatan teknologi digital dapat semakin memperkuat pelayanan kebidanan tanpa menghilangkan nilai-nilai kemanusiaan. Dengan perpaduan kompetensi, teknologi, dan pelayanan yang penuh empati, para bidan diharapkan mampu terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Kutai Timur. (SL/ADV)

Loading

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *