AdvetorialKutai Timur

Pemkab Kutim Hadir, Bantuan Disalurkan untuk Warga Terdampak Kebakaran

Kutai Timur – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) menunjukkan kepeduliannya kepada warga terdampak kebakaran di Desa Muara Bengkal Ulu (MBU), Kecamatan Muara Bengkal. Melalui Dinas Sosial (Dinsos) Kutim, bantuan tanggap darurat disalurkan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat setelah kehilangan tempat tinggal dan harta benda akibat musibah.

Bantuan tersebut diserahkan langsung Kepala Dinas Sosial Kutim Ernata Hadi Sujito yang mewakili Bupati Kutim, Selasa (25/8/2026). Penyaluran ini menjadi bentuk respons cepat pemerintah daerah sekaligus upaya memastikan warga terdampak mendapatkan dukungan selama menjalani masa pemulihan pascakebakaran.

Kebakaran sebelumnya terjadi pada Minggu (16/8/2026) sekitar pukul 03.00 Wita di Jalan Abol Hasan RT 04, Desa Muara Bengkal Ulu. Berdasarkan hasil asesmen Dinsos Kutim, musibah yang diduga akibat korsleting listrik tersebut berdampak terhadap 18 kepala keluarga (KK) atau 46 jiwa. Dari jumlah itu, empat KK atau 13 jiwa tercatat terdampak langsung dan membutuhkan bantuan.

Ernata mengatakan, bantuan disalurkan dengan mempertimbangkan kebutuhan warga dalam kondisi darurat. Menurutnya, kehadiran pemerintah menjadi bagian penting untuk memberikan dukungan kepada masyarakat yang sedang menghadapi situasi sulit.

“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan respons pemerintah daerah kepada masyarakat yang terkena musibah. Kami berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban warga dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ungkap Ernata.

Bantuan yang diberikan mencakup kebutuhan pangan berupa beras, gula pasir, mi instan, minyak goreng, kopi bubuk, sarden dan teh. Dinsos juga memberikan kebutuhan khusus bagi kelompok rentan, mulai dari susu balita dan lansia, bubur bayi, makanan ringan, popok anak dan dewasa hingga perlengkapan mandi.

Tidak hanya kebutuhan konsumsi, pemerintah turut memperhatikan kebutuhan pendidikan dan sandang warga terdampak. Bantuan berupa seragam sekolah SD, SMP dan SMA, seragam Pramuka, tas serta sepatu sekolah disalurkan bersama perlengkapan seperti sarung, selimut, handuk dan pakaian dalam.

Untuk mendukung kebutuhan sementara, Dinsos Kutim juga menyalurkan terpal, matras, bantal dan peralatan dapur. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu warga menjalani aktivitas sehari-hari sembari memulihkan kondisi setelah rumah mereka terdampak kebakaran.

Dukungan bagi korban juga datang dari Badan Amal Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kutim melalui bantuan uang tunai sebesar Rp171 juta. Kolaborasi tersebut memperlihatkan kuatnya kepedulian berbagai pihak dalam membantu masyarakat yang tengah menghadapi masa sulit.

Ernata menegaskan, pemerintah daerah akan terus berkoordinasi untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak dapat tertangani dengan baik.

“Kami berharap masyarakat yang terdampak dapat segera bangkit dan kembali menjalani aktivitas secara bertahap. Pemerintah akan terus hadir dan berkoordinasi untuk membantu masyarakat dalam menghadapi kondisi pascabencana,” tuturnya. (IR/ADV)

Loading

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *