Kutai Timur – Kebiasaan anak-anak menggunakan gawai menjadi peluang untuk memperluas akses terhadap bahan bacaan digital. Kondisi tersebut dimanfaatkan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) dengan mengenalkan aplikasi iKutim kepada pelajar dan masyarakat di Kecamatan Sangkulirang.
Pengenalan layanan tersebut dilakukan melalui kegiatan Bedah Buku (Pemanfaatan Koleksi Perpustakaan Cetak/Digital) di Gedung BPU Sangkulirang, Kamis (27/8/2026). Kegiatan menjadi ruang untuk memperkenalkan pemanfaatan koleksi perpustakaan sekaligus mendorong masyarakat mengenal layanan bacaan dalam format digital.
Kepala Bidang Layanan, Pengolahan dan Pelestarian Bahan Perpustakaan Dispusip Kutim Kamariah menjelaskan, perkembangan teknologi membuat gawai semakin dekat dengan kehidupan anak-anak. Karena itu, perpustakaan perlu menyediakan layanan yang dapat diakses melalui perangkat yang sudah akrab digunakan masyarakat.
“Anak-anak sekarang hampir setiap saat memegang gawai. Perpustakaan hadir memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk mencari referensi melalui aplikasi iKutim yang bisa diunduh secara gratis di Play Store,” ujar Kamariah saat kegiatan di Gedung BPU Sangkulirang, Kamis (27/8/2026).
Melalui iKutim, masyarakat dapat mengakses koleksi buku digital sebagai salah satu sumber referensi. Layanan tersebut memberikan pilihan bagi masyarakat untuk memperoleh bahan bacaan tanpa hanya bergantung pada koleksi perpustakaan dalam bentuk cetak.
Bagi pelajar, keberadaan koleksi digital juga membuka alternatif dalam mencari bahan bacaan dan pengetahuan. Pemanfaatan teknologi dalam layanan perpustakaan diharapkan dapat membuat akses terhadap sumber belajar menjadi lebih mudah sekaligus mendorong kebiasaan membaca.
Sekretaris Camat Sangkulirang Suwandi mengapresiasi kegiatan yang digelar Dispusip Kutim tersebut. Menurutnya, pengenalan layanan perpustakaan digital menjadi langkah positif dalam mendorong literasi, terutama bagi anak-anak dan pelajar di wilayah Sangkulirang.
“Pandailah membawa diri di era digitalisasi ini. Walaupun teknologi terus berkembang, buku tetap menjadi salah satu referensi terbaik untuk belajar dan menambah pengetahuan. Manfaatkan fasilitas yang telah disediakan pemerintah melalui perpustakaan,” pesannya.
Kegiatan tersebut menghadirkan Hariati sebagai narasumber dan Nurhidayah sebagai moderator. Kehadiran layanan digital sekaligus menegaskan bahwa perkembangan teknologi dapat dimanfaatkan untuk memperluas cara masyarakat memperoleh pengetahuan.
Dispusip Kutim berharap masyarakat, khususnya generasi muda, semakin mengenal dan memanfaatkan koleksi perpustakaan, baik cetak maupun digital. iKutim menjadi salah satu fasilitas yang dapat digunakan untuk mendekatkan bahan bacaan dengan masyarakat di tengah perkembangan teknologi. (IR/ADV)
![]()







