Kutai Timur – Masyarakat Kecamatan Batu Ampar mendapat akses langsung terhadap layanan dokter spesialis melalui Pelayanan Kesehatan Bergerak (PKB) yang digelar Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Sabtu (29/8/2026). Layanan tersebut menjadi upaya mendekatkan pemeriksaan dan konsultasi kesehatan bagi warga yang berada jauh dari rumah sakit.
Pelayanan dipusatkan di BLUD Puskesmas Batu Ampar dan dibuka Kepala Dinkes Kutim, Yuwana Sri Kurniawati. Kegiatan turut dihadiri Sekretaris Camat Batu Ampar, jajaran Puskesmas, Babinsa, Polsek, TP PKK kecamatan, kepala desa, tokoh masyarakat, serta warga yang memanfaatkan layanan.
Empat dokter spesialis didatangkan dalam kegiatan tersebut untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Tim terdiri atas dokter spesialis anak, dokter spesialis kebidanan dan kandungan, dokter spesialis penyakit dalam dari RSUD Muara Bengkal, serta dokter spesialis bedah saraf dari RSUD Kudungga Sangatta.
“Melalui program ini masyarakat tidak perlu menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan pelayanan spesialis. Kami hadir langsung ke kecamatan agar akses kesehatan semakin mudah dan merata,” ujar Yuwana.
Selain konsultasi dan pemeriksaan, masyarakat juga memperoleh pelayanan kesehatan sesuai kebutuhan. Kehadiran dokter spesialis di tingkat kecamatan diharapkan membantu masyarakat mendapatkan pemeriksaan lebih awal sehingga kondisi kesehatan dapat diketahui dan ditindaklanjuti sesuai kebutuhan.
“Selain pemeriksaan dan konsultasi, masyarakat juga memperoleh layanan kesehatan sesuai kebutuhan, sehingga diharapkan penyakit dapat dideteksi lebih dini dan segera ditangani,” tambahnya.
PKB merupakan bagian dari upaya Pemkab Kutim memperluas jangkauan pelayanan kesehatan sekaligus menjadi salah satu program unggulan daerah. Pelaksanaannya dilakukan secara bergantian agar layanan dapat menjangkau masyarakat di sejumlah kecamatan.
Sebelum Batu Ampar, pelayanan serupa telah dilaksanakan di Kecamatan Sandaran. Dinkes Kutim selanjutnya menjadwalkan pelaksanaan PKB di Kecamatan Karangan, Busang, Kongbeng, Long Mesangat, Telen, dan Rantau Pulung.
Pelayanan bergerak tersebut diharapkan memperkuat pemerataan akses kesehatan di Kutim. Kehadiran tenaga medis spesialis secara langsung ke kecamatan juga menjadi alternatif bagi masyarakat yang menghadapi kendala jarak ketika membutuhkan layanan lanjutan di rumah sakit. (IR/ADV)
![]()







